Hello fellas !
It's pretty late to post this hour. But I am just came
back and touchdown kasur kosan kesayangan and the most pengertian laptop ever.
It's pretty long too. I remember I posted some journal or even diary on this
kind of month last year and would like do some same thing too now.
Last year was the time of living love life with
someone and aching those heart too, right ? But it's different this year. Ada
satu kegiatan yang menurutku menjerumuskan. Dalam artian positif memang. But
how could I say this when I am finally so 'terbawa perasaan' and realizing so
many things . Apa yang menurutku menjerumuskan ini ternyata mirip-mirip juga
sama kejadian yang udah-udah.
Ada seorang laki-laki yang tanggal lahirnya sama persis
kaya penerima a letter I write to you itu. Cuma beda tahun. Iyaps mereka
selisih 5 tahun lebih tepatnya. Which is get me called this October 20 guy and
that October 20 guy. Gituh. Iya sih ntar bakalan aku post juga siapa dia jadi
kalo bisa jangan sampe abang kiyuut *sebutan dari temen* baca ya. Malu banget
pasti kalo abang kiyuut baca. Mau jadi apa aku nanti.
Nah si abang kiyuut ini namanya Andri Rizki Putra. Tau
kan ? Itu loh mas-mas yang sekolahnya cuman setaun terus lulus dari FH UI 3.5
taun dengan predikat cumlaude. Belom tau ? Coba search namanya di mbah google
yang muncul bakalan namanya dia yang terkait dengan YPAB.iya dia foundernya.
Aku lupa kapan tepatnya tau profil abang kiyuut ini. Yang jelas itu taun lalu.
Itupun dari temen. Dasarnya emang cewe yang ngga bisa meleng liat yang bening
jadilah ikutan kepo dan mengusulkan abang kiyuut ini untuk jadi pembicara acara
besok.
Temen-temen sih dengan warasnya nyuruh untuk cari
kontak abang kiyuut yang dengan tidak warasnya aku tanggapi dengan kesanggupan.
Waktu itu sih susah banget carinya. Baru ada instagram. Lalu muncullah si teman
kuliah sejak OKKBK yang menemukan akun twitternya. Dengan ketidakwarasan yang
ada sok-sok an mensyen. Eh taunya dibales. Bangga setengah mati dong *ketawa
setan.
Jadilah dari mensyen itu pindah ke email sampe chat
whatsapp buat diskusi acara besok itu. Bahkan sampe bela-belain beli bukunya
juga. I am in the name of too excited to meet this young man ! Beneran sih.
Seriusan. Beberapa jam sebelum jemput abang kiyuut di bandara deg-degan ngga
jelas. Gugup sampe kebelet pipis. Lalu telepon mamski yang ditanggapi dengan
berita banjir di Jember. Semakin mendekati kedatangan tubuh semakin merespon
kegugupan secara berlebihan. Saya berkeringat saudara-saudara ! Pft.
Akhirnya abang kiyut terlihat juga dari pintu
kedatangan terminal 2 bandara Juanda pukul 14.28 WIB. Abang kiyut dengan santai
mainan iphone, nggendong ransel dan geretin mini kopernya. Karena abang kiyut
tidak tahu saya jadi saya yang hampiri duluan dengan suara yang hampir ditelan
om-om yang nawarin kendaraan di bandara. Untungnya sih abang kiyut
mendengarnya. Syukurlah. Fyuuh. Jadilah bertemu dengan abang kiyuut. Sukses.
Terus pertanyaannya adalah : aku mau ngomong apa ?
Nah itu susahnya jadi orang yang kelewat pendiem dan
baru cerewet setelah kenal lumayan deket. Gituh. Abang kiyuut dengan matanya
yang merah itu ikut dengan kami para penjemput sotoy untuk check in di hotel.
Begonya lagi sepanjang perjalanan dua temen yang ikut jemput diem aja. Sial
banget kan ? Abang kiyuut mainan iphone dan saya diam saja. Disitu kadang saya
merasa sedih.
Perkara hotel juga ada miss yang bikin saya pengen
pecahin kepala. Sungkan ! Udah itu aja. Ngerasa ngga becus buat jadi LO yang
baik buat abang kiyuut. Ngerasa ngga sebaik Uni yang bisa ngobrol dan akrab
sama mas Ananda. Sweedddiiiih.
Oke balik lagi ke kenapa si abang kiyuut
menjerumuskan. Alasannya adalah dengan ngeliat potret dia bikin aku sadar kalo
aku juga mampu dan aku pasti bisa. Semangat belajarnya dan tekunnya dia patut
dicontoh banget. Jiwa sosial dan pikirannya yang terbuka itu bikin semua orang
betah sama dia. Ngga neko-neko banget orangnya. Pinter memanfaatkan kesempatan.
Positive thinking terus. Gitu. Keren kan. Iya. Banget. Sampe rasanya pengen
bilang ke Allah gini, ya Allah aku mau dia aja yang jadi imamku. Gituh. Oke
part ini skip aja karena pasti bakalan menghancurkan citra saya sebagai anak
manis nan pendiam di depannya.
Selain itu demi si abang kiyuut jadilah beli
barang-barang ciwi macam rok dan wedges. Padahal sebelumnya ngga bakalan
sebegitunya. I am in the mode of I don't want to ruin his first impression
though he's not really care about first impression. Gituh. Baper kan ? Iya
banget. Sepanjang gala dinner ini kuatir si abang kiyuut ngga nyaman.
I should remember that he's going abroad next year for two years to continue his law study. He's going for the public policy or business law. That kind of major that I don't really know. So I want to give some best prayer cause he's just so generous that people couldn't forget easily. And those impression he left for me without he really know. Semoga dan semoga yang baik-baik ya kak. Doanya adheala semoga sampe dan diwujudkan untuk kakak. Be better and just stay low profile. Aminin yaa.
I should remember that he's going abroad next year for two years to continue his law study. He's going for the public policy or business law. That kind of major that I don't really know. So I want to give some best prayer cause he's just so generous that people couldn't forget easily. And those impression he left for me without he really know. Semoga dan semoga yang baik-baik ya kak. Doanya adheala semoga sampe dan diwujudkan untuk kakak. Be better and just stay low profile. Aminin yaa.

