After all being mature is a choice among the options you have ya dhe. Still there's a long way to go, you're young enough to know many things but still you live for learn something. Life exactly.
Hidup itu makin dipikir makin njlimet dan ngga ada ujungnya. Kalau sudah kamu pikirin panjang² pada akhirnya ngga banyak yang bisa kamu lakuin kadang malah kembali lagi ke titik awal. Iyaa ngga?
Kedengerannya emang susah menghadapi berbagai tipe orang. Apa lagi yang modelnya baik di depan, baik kalo ada butuhnya, sok sempurna, ngga sadar sama kesalahannya, dan tipe lain yang kadang ngga masuk di nalar.
Tapi ya udah sih ya. Toh mereka manusia juga. Hidup pula. Ngga bisa adem ayem aja kalau ada yang begitu² di sekitar kita, ya kan? Bawaannya nyinyir dan ngga suka aja. Tapi coba deh dipikirin lagi, emang kamu udah lebih baik dari mereka? Kamu sudah semulia apa?
Dan jawabannya cuma kamu yang punya.
Pada akhirnya ramah dan baik sama mereka yang menurutmu ngga pantes diramahin dan dibaikin itu bukan munafik namanya. Tapi kamu memilih buat jadi dewasa. Buat jadi kamu yang sedang berusaha untuk jadi lebih baik. Bagian ramah dan baik sama mereka itu melebarkan batas toleransi, kompromi dan dugaan positifmu tentang mereka.
Susah sih, tapi ngga ada salahnya buat dicoba.
Even Nabi Muhammad aja diomongin sama orang, apalagi kamu yang cuma manusia biasa. Iyaa kan?
Yuk samasama belajar mengerti kondisi orang lain, berbaik sangka, melebarkan batas toleransi dan kompromi, juga baik dan ramah sama mereka. Siapapun itu. Ngga ada ruginya buat kamu. Siapa tahu dengan begini kamu jadi lebih paham hidup dan isinya.