Have you ever feel you don't want to go to a certain place but you need to go there? Simply sayings, have you ever feel you don't want to go to work to the point you wish something happen on your way.
Entah tiba-tiba ada gajah lepas dari kebun binatang, sayangnya di kota kamu kerja ngga ada kebun binatang. Entah kamu harap tiba-tiba ada banjir bandang di tengah jalan tapi kota kamu kerja di pegunungan. Entah kamu harap tiba-tiba ada pesawat jatuh sampe kamu ngga perlu pergi ke tempat itu, sayangnya cuma ada dua penerbangan di kotamu. Lalu jalur dan jam penerbangannya sama sekali ngga bersinggungan sama kamu. Kadang kamu bisa jadi amat ngga bersyukur karena ingin sakit, supaya ngga perlu pergi ke tempat itu. Kadang, ada pikiran kamu yang lebih ekstrim dari itu. Crashed. Iya, kecelakaan. Entah ketabrak motor atau mobil.
But then, ketika kamu pikir ulang..
Kamu ngga ingin sakit atau kecelakaan karena ngga ingin merepotkan orang lain, ngga ingin membebani atau menyusahkan orang lain. Kamu juga ngga bisa seenaknya ngga pergi, mangkir atau bolos. Karena itu sudah bagian dari kewajiban kamu. Kamu ngga ingin bikin alasan palsu yang pada akhirnya bisa menyusahkan orang lain atau merusak semua perjalanan kamu selama ini. Karena kamu tidak diajarkan lari dari tanggung jawab meski kamu tahu caranya.. Meski kamu benci ditekan karena kamu tahu cara terbaik berjalan versimu bukannya tekanan.
Kamu tanya apa aku pernah begini? Tentu, ini aku yang belajar menjabarkan semuanya pelan-pelan. Menyembuhkan diri dan belajar kembali memainkan perspektif agar tidak gila sendiri.