Minggu, 17 November 2013

|PART| 1


     gadis yang berdiri dihadapannya menahan tawa melihat wajah cemberutnya yang lucu. laki-laki dihadapan gadis itu berdiri mematung dengan
perasaan dongkol berharap gadis didepannya mampu melenyapkan perasaan dongkolnya. gadis dihadapannya menepuk pipi laki-laki itu pelan. laki-laki itu terkejut. gadis  didepannya menatap ia dengan sorot mata lurus tapi lembut.
                Detak jantungnya berhenti. Dadanya berdesir. Ia menolak keras imajinasinya tentang apa yang akan dilakukan gadis dihadapnnya ini. Gadis ini selalu diluar kebiasaan. Ia bahkan tak pernah tahu apa yang akan gadis ini lakukan atasnya sekarang.
“jangan mikir aku bakalan ngelakuin apa yang kamu pikirin ya. Aku tau kamu lagi sumpek tapi bukan itu jawaban buat ngilangin sumpekmu yas”
“oke maaf, imajinasiku terlalu tinggi saat ini” kata laki-laki itu sembari menggenggam tangan gadis dihadapannya. Gadis dihadapannya tersenyum kecil.
“harusnya kamu ngga lepas tangan kaya gitu. Kamu harusnya tetep koordinasi. Ego kamu yas”
“aku mengesampingkan egoku kalo aku lagi sama kamu. Karena aku tahu egoku bakalan bawa kamu menjauh kalo aku tetap mempertahankannya”
“seenggaknya kurangin yas, salah satu dari kalian harus ngalah biar ngga kacau balau kaya gini”
“aku udah capek sejak awal, kamu ngga ngerti aku banget sih”
“aku malah pengen bikin kamu ngerti yas, ngga selamanya kamu bisa mempertahankan egomu itu” laki-laki dihadapannya mengambil nafas panjang dan mengalihkan pandangannya. Gadis itu lagi-lagi menyentuh pipinya. Mempertemukan tatapan mereka pada satu titik yang sama.
“kamu emang selalu bikin aku berubah”
“aku pengen kamu jadi lebih baik yas” kata gadis itu tanpa melepas tatapan lembut pada laki-laki yang berdiri tegak dihadapannya.
@dheakuu
07 november 2013
|PART|
 
A's Journal Blogger Template by Ipietoon Blogger Template