Selamat pagi dunia, selamat pagi rinai hujan yang basah
Hai dunia, apa kabar ?
Hujanmu mengantarku ke tempat baru hari ini. Ku pikir aku takkan sampai tepat waktu karena hujanmu, tapi aku mampu mencapainya tepat waktu. Angin segarmu mengubah suasana hatiku pagi ini, yaa tak berbeda dengan memasukkannya ke dalam pikiranku. Hangat, menyenangkan dan segar.Kau tahu dunia, entah kenapa banyak hal yang berubah belakangan ini. Dunia, apa kau tahu penyebabnya ?
Seiring dengan perasaan yang selalu saja tak menentu. Kau tahu dunia, perasaanku berubah dan kadang berbalik arah. Aku tak tahu bagaimana mengembalikannya ke tempat semula. Sekitarku pun begitu. Aku sama sekali tak tahu apa yang jadi penyebabnya dunia. Apa aku yang membuatnya berubah dunia ? Apa aku terlalu menganggap remeh tiap perubahan yang terjadi dunia ? Atau justru aku satu-satunya manusia yang peka dengan perubahan itu ? Kadang aku sendiri tak percaya dengan apa yang aku rasakan dunia. Aku mampu melihatnya tapi aku sendiri tidak tahu apakah aku harus percaya dengan tiap perubahan itu atau tidak.
Dunia, haruskah aku percaya ? Apa kiranya yang membuatku berat buat percaya dunia ?
Hey, dunia apa kau masih disini ? Apa kau masih mendengarku dunia ? Kenapa kau diam saja ? Kenapa kau tak menjawabku dunia ?
Ahh, dunia kau bahkan ikut berubah kepadaku. Harus apa aku jika begini ? Aku sendiri tidak tahu penyebabnya, menurutmu apa yang bisa aku lakukan buat mengembalikannya seperti semula ?
Aku juga tidak tahu kapan waktu akan membawanya seperti keadaan semula. Aku harus apa dunia ?
Ahh, aku lupa kau bahkan mulai tak mendengarku dunia.