Rabu, 05 Februari 2014

To :


Kepadamu butiran ekstasi yang membuatku candu
            Aku dalam candu. Duniaku berbalik arah. Matahariku terbit bukan dari timur. Malamku jadi terang. Pagiku entah kenapa nampak seperti senja. Hujan naik ke atas. Gumpalan awan-awan putih ada di bawah, aku berdiri diatasnya. Tanahku diatas. Aku dalam candu, benar-benar candu.
            Aku tak bisa berhenti mellihatmu dari jauh. Aku tak bisa berhenti tersenyum melihatmu. Aku berhenti bernafas mendengar namamu. Aku tak bisa tak menanti derap langkahmu. Aku tak bisa berhenti menunggumu. Canduku menyakitkan. Canduku menyenangkan. Canduku tak terbang. Canduku tak tenang. Canduku kamu.       
Aku, pecandumu

 
A's Journal Blogger Template by Ipietoon Blogger Template