Jumat, 07 Februari 2014

To :


Kepadamu rangkaian nada-nada yang menemaniku setiap pagi
            Entah kenapa simfoni di pagi hari ini tak seperti simfoni yang biasanya kudengarkan. Membawaku lebih hanyut ke dalam tinggi rendahnya nada. Menenggelamkanku dalam naik turunnya frekuensi. Aku pun menyadari, ini simfonimu, bukan simfoniku yang biasanya.
            Pagi ini ada tatapan yang tak biasanya. Ada dua pasang bola mata yang saling bercerita tanpa kata-kata. Ada dua pasang bola mata yang menyapa tanpa suara. Ada dua pasang bola mata yang saling bertanya. Ada sepasang bola mata yang berharap untuk bisa bernyanyi simfoni yang sama setiap waktunya.
            Simfoni pagi, sepasang bola mata coklat, kamu.
Aku, sepasang bola mata yang berharap menyanyikan simfoni pagi 
 
A's Journal Blogger Template by Ipietoon Blogger Template