Selasa, 29 April 2014

(Bukan) Surat Istimewa


April, 28th 2014
Dear you who have not met me (even once) before
     I may say it as a distraction and amazement in a boom. Thanked God I know his story this far. Thanked God I know him in a place where I stand. You may not know me. I don’t know you that well too. It’s juat the same.
     Aku tak pernah menyangka bisa mendengar kisah seperti ini di depan mataku. Meski kadang tak paham tentang bagaimana kamu menempatkan dirimu di hadapan gadis tersayangmu yang tak lain sahabatku. Mereka bilang orang yang paling bahagia ketika mencinta adalah dia yang jatuh cinta paling dalam. Yang berhasil menempatkan diri di posisi paling lemah tanpa kekuasaan atas apapun. Yang bisa jatuh cinta pada orang yang sama setiap harinya. Sampai hari tua jika bisa.
     Menurutku, orang yang mengalami sakit dengan amat sangat ketika mencinta adalah posisimu.  Jatuh terlalu dalam dan bisa saja sulit bangkit jika ditinggalkan. Terima semuanaya karena tak punya kuasa. Mungkin tak lagi bisa jatuh cinta pada yang lainnya karena sudah berkali-kali jatuh cinta padaorang yang sama dalam waktu yang lama. Tapi jika memang kamu bahagia, aku harus komentar apa ?
     Aku tidak membenci kisahmu. Aku malah merenunginya dari tempatku. Aku bertanya-tanya apa yang sudah Tuhan berikan padamu sampai kamu menempatkan dirimu di tempatmu berpijak detik ini. Aku mungkin tak tahu benar bagiamana perasaanmu hari ini. Mungkin aku tak benar-benar tahu. Aku hanya mendengar gadismu bercerita setiap harinya. Ikut bahagia karena gadismu sudah mulai merindumu tanpa alasan yang spesifik. Akuhanya menerka-nerka bagaimana rasanya jatuh cinta pada orang yang sama setiap harinya.
     Ah yaa, gadismu sudah mulai bahagia meski tak seekspresif biassanya. Aku tahu iut. Aku belajar memahami tanpa melihat ekspresi. Apa gadismu sebahagia itu ? aku bertaruh kamu pasti senang dan  terharu membaca rangkaian kalimatku disini. Cepat temui gadismu, buat dia jatuh cinta pada(mu) orang yang sama setiap harinya sama seperti dia membuatmu jatuh cinta pada(nya) orang yang sama setiap harinya bahkan sampai hari tua jika bisa.
     Terimakasih sudah mengirimkan gadismu untuk bertemu denganku dan bercerita banyak hal setiap waktunya. Semoga tetap jatuh cinta pada orang yang sama dan membuat (dia) jatuh cinta oada orang yang sama pula. Jaga dia dan buat dia menjagamu pula. Bangun yang kokoh apa yang sudah kalian pertahankan.
     Sekian.
Ps: Jangan kira aku hanya menuliskannya karena aku kehabisan bahan untuk memenuhi postingan bulan ini di blog. Sebut saja ini hadiah kecil untuk sahabat baru dan pacarnya yang baru saja jadian (lagi). Haha. Have a nice date there gaees. *big hug*
tertanda
Adheala Nathasya 
 
A's Journal Blogger Template by Ipietoon Blogger Template