April, 28th 2014
Dear you who have not
met me (even once) before
I may say it as a distraction and amazement
in a boom. Thanked God I know his story this far. Thanked God I know him in a
place where I stand. You may not know me. I don’t know you that well too. It’s
juat the same.
Aku tak pernah menyangka bisa mendengar
kisah seperti ini di depan mataku. Meski kadang tak paham tentang bagaimana
kamu menempatkan dirimu di hadapan gadis tersayangmu yang tak lain sahabatku.
Mereka bilang orang yang paling bahagia ketika mencinta adalah dia yang jatuh
cinta paling dalam. Yang berhasil menempatkan diri di posisi paling lemah tanpa
kekuasaan atas apapun. Yang bisa jatuh cinta pada orang yang sama setiap
harinya. Sampai hari tua jika bisa.
Menurutku, orang yang mengalami sakit
dengan amat sangat ketika mencinta adalah posisimu. Jatuh terlalu dalam dan bisa saja sulit
bangkit jika ditinggalkan. Terima semuanaya karena tak punya kuasa. Mungkin tak
lagi bisa jatuh cinta pada yang lainnya karena sudah berkali-kali jatuh cinta
padaorang yang sama dalam waktu yang lama. Tapi jika memang kamu bahagia, aku
harus komentar apa ?
Aku tidak membenci kisahmu. Aku malah
merenunginya dari tempatku. Aku bertanya-tanya apa yang sudah Tuhan berikan
padamu sampai kamu menempatkan dirimu di tempatmu berpijak detik ini. Aku
mungkin tak tahu benar bagiamana perasaanmu hari ini. Mungkin aku tak
benar-benar tahu. Aku hanya mendengar gadismu bercerita setiap harinya. Ikut
bahagia karena gadismu sudah mulai merindumu tanpa alasan yang spesifik.
Akuhanya menerka-nerka bagaimana rasanya jatuh cinta pada orang yang sama
setiap harinya.
Ah yaa, gadismu sudah mulai bahagia meski
tak seekspresif biassanya. Aku tahu iut. Aku belajar memahami tanpa melihat
ekspresi. Apa gadismu sebahagia itu ? aku bertaruh kamu pasti senang dan terharu membaca rangkaian kalimatku disini. Cepat
temui gadismu, buat dia jatuh cinta pada(mu) orang yang sama setiap harinya
sama seperti dia membuatmu jatuh cinta pada(nya) orang yang sama setiap harinya
bahkan sampai hari tua jika bisa.
Terimakasih sudah mengirimkan gadismu untuk
bertemu denganku dan bercerita banyak hal setiap waktunya. Semoga tetap jatuh
cinta pada orang yang sama dan membuat (dia) jatuh cinta oada orang yang sama
pula. Jaga dia dan buat dia menjagamu pula. Bangun yang kokoh apa yang sudah
kalian pertahankan.
Sekian.
Ps: Jangan kira aku
hanya menuliskannya karena aku kehabisan bahan untuk memenuhi postingan bulan
ini di blog. Sebut saja ini hadiah kecil untuk sahabat baru dan pacarnya yang
baru saja jadian (lagi). Haha. Have a nice date there gaees. *big hug*
tertanda
Adheala Nathasya