Jumat, 11 April 2014

Kriiiing kriiiing Selamat pagi, ada surat mas !


Selamat malam kamu yang menyisakan aroma di lengan kiriku
Terimakasih untuk tidak lelah mengajakku menyapa hal lain selain kamar kos yang lebih sering panas diantara hujan atau sunyinya malam. Terimakasih untuk iseng mengajakku mengeksekusi tugas KWN yang butuh ketelatenan. Aku cukup bahagia punya cerita lain diantara hujan yang sudah-sudah. Aku senang dengan cerita hujan yang punya nyanyian berbeda dari cerita hujan sebelah.
Entah sudah ajakan yang keberapa untuk menghabiskan waktu bersama. Baru ini yang berhasil. Lainnya hanya seperti angin lalu. Berlalu begitu saja meski aku masih mengenangnya juga sampai hari ini. Ajakan lain yang ku tunggu dengan tak sengaja setelah kencan gagal waktu itu. Mungkin ini aku yang berharap ini adalah alibi untuk menghabiskan waktu bersama. Mungkin juga kamu yang mencari kesempatan. Mungkin aku dan kamu sama-sama mencari kesempatan. Maaf karena harus menerobos hujan dan ditahan hujan untuk waktu yang cukup lama. Terimakasih dosen KWN yang repot-repot memberikan tugas untuk dihabiskan berdua secara tidak sengaja dan terencana.
Pukul sepuluh lewat dan aku masih dijalan. Kamu pun begitu. Belum memmberi kabar hendak bagaimana. Sampai akhirnya selesai empat rakaat siang hari aku dan kamu berangkat. Diantara hujan yang baru saja reda hendak turun lagi. Diantara jaket basahmu dan aku yang tak memakai pelindung kepala. Sampai di tempat tujuan. Cafe tempatku menghabiskan waktu sebelum kencan dinyatakan gagal. Bertemu teman sekampus. Ditraktir segelas besar jus. Menghabiskan waktu secara terpisah dengan teman yang ditemui di bangku depan tadi. Duduk berdampingan menghadapi layar dan berkutat dengan undang-undang. Satu dua teguk jus apel yang melewati tenggorokan berusaha mengusir gerah yang ada sehabis hujan.
Menyisakan aroma parfum yang belakangan jadi favoritku di lengan baju sebelah kiri. Terimakasih sudah mau menerobos hujan untuk tetap mengerjakan tugas bersama. Aku tersenyum buat kencan terselubungnya. Terimakasih untuk tahu apa yang kubutuhkan. Ah yaa, aku juga ingin bersandar di bahumu seperti kamu meletakkan kepala di bahuku. Hanya saja aku malu. Selamat malam, selamat menempuh ujian dua hari ini. Semoga semuanya lancar dan punya hasil yang baik.

 
A's Journal Blogger Template by Ipietoon Blogger Template