Selamat malam kamu
yang hari ini butuh suntikan semangat
Selamat hari Selasa.
Selamat menikmati banyak hal menyebalkan di dalamnya. Ahh maaf, aku tidak
sedang meledekmu. Hanya saja banyak hal yang menyebalkan hari ini pasti punya
makna yang berbeda. Aku mengakui bahwa aku tidak banyak berhasil melewati hari
ini. Aku membolos satu kegiatan yang paling ingin kamu hindari. Kegiatan yang
susah payah kamu datangi malam ini. Maaf, bukannya aku berkhianat dengan
kalimat yang sudah kuucapkan. Aku punya alasan jika kamu mau mendengarnya.
Aku melewati hari bak
rollercoaster di taman hiburan. Berhenti di satu titik yang tidak menyenangkan.
Berada di dekat pemberhentian permainan ketika aku masih ingin bermain. Aku
harus memilih untuk menikmati sisa permainan atau mulai mengikhlaskan permainan
yang sebentar lagi akan berakhir. Aku pulang dengan perasaan tak menyenangkan
dan pikiran bercabang atas banyak hal. Tapi, aku cukup bahagia dengan imajinasi
cahaya-cahaya kecil yang nantinya bersinar di malam gelap. Warna-warni bubuk
holy yang akan dipakai atau sekedar pertemuan lain yang menyenangkan.
Mungkin kamu akan tahu
apa yang aku pikirkan belakangan. Aku tidak ingin menceritakannya kepadamu.
Mungkin kamu yang butuh dua buah telinga yang sigap mendengarmu. Bahu untuk
bersandar menampung lelahmu. Atau segelas besar milo cokelat untuk mengakhiri
hari sebagai penenang terakhir buat pikiran yang cabangnya tak karuan.
Aku ingin kamu
bercerita. Apa yang sudah kamu simpan sendiri jika memang kamu menginginkannya.
Aku mau kamu mengatakannya. Bukan sekedar meluapkannya dengan cara lain.
Mungkin juga aku mau kamu mendengarku akan semua ceritamu. Tidak banyak.
Sedikit saja.
Tanah yang kamu pijak
hari ini bukan lagi tanah yang sama. Tanah-tanah itu berubah dan berbeda tanpa
kamu sadari. Aku tak banyak berkata padamu. Aku sendiri mendadak penuh dengan
perasaan tak menyenangkan. Aku tahu kamu tak baik-baik saja. Mungkin kamu tak
bisa bercerita sepenuhnya. Dan yaah, semoga kamu lekas baik-baik saja dan bisa
mengatasinya. Kamu tahu benar jalan mana yang paling baik buat setiap pilihan
yang menatapmu. Bila kamu berada di arah yang salah, kamu tak bisa kembali.
Tapi kamu bisa bicara pada orang lain dan dirimu sendiri jalan mana yang harus
kamu ambil. Kamu sebijak itu. Karena bagaimanapun, kamu adalah pemeran terbaik
dalam skenario hidupmu.
Selamat malam, selamat
beristirahat.