Minggu, 27 Juli 2014

Marry Him If You Dare (Park See Jo's point of view)


how's drama send me some words to explain. who's point of view I fall. not to deep..


Aku menyukaimu sejak hari itu. Hari dimana aku melihatmu dari kejauhan. Melangkahkan kaki perlahan-lahan tanpa arah mencapai lautan. Menjauh dari bibir pantai. Di hari yang lain aku bertemu denganmu. Secara kebetulan. Kau yang tiba-tiba saja masuk ke ruanganku. Dari sekian banyak ruangan serupa di gedung ini. Aku tak percaya bahwa kebetulan ini sebuah takdir. Hanya saja aku amat senang dapat bertemu lagi denganmu. Karena ku pikir aku takkan bertemu lagi denganmu semenjak hari itu. Sejak kejadian kau melompat ke lautan tanpa mengenakan apapun lalu tak sadarkan diri. 

Aku menyukaimu. Tentu saja sejak hari itu. Entah apa alasannya yang jelas aku menyukaimu. Amat menyukaimu. Tapi kenyataan bahwa aku bukanlah satu-satunya laki-laki yang mendiami kepalamu sedikit menyakitkan. Membuatku kecewa. Aku bahkan tidak tahu harus berkata apa dihadapanmu.
Rasanya ingin menghindar saja darimu. Padahal sebelunya kau dan aku cukup akarab. Bahkan memnonton film bersama di apartemenku. Film yang kubuat dulu mendapat pujian darimu. Aku senang sekali mendengarnya. Kau jujur sekali dihdapanku. Harusnya hari itu kita pergi ke taman hiburan. Sayang sekali hari sedang hujan.

Aku sangat ingin menghindar darimu suatu hari. Sayangnya hanya dengan menyebut namaku satu kali, kau berhasil menghancurkan benteng pertahanan yang sudah kubangun tinggi-tinggi. Bahkan mengajakku tertawa bersamamu.

Entah sampai kapan aku akan amat menyukaimu, ingin menghindar dan kau akan menghancurkan bentengku. Tapi saat ini aku bahagia bisa tertawa denganmu.

 July 23th 2014

 
A's Journal Blogger Template by Ipietoon Blogger Template