Senin, 03 Februari 2014

To :


Kepadamu yang menjadikanku peka atas semua hal tentangmu
            Aku semakin mendekati pusaran itu. Menatapnya lebih seksama. Melihat apa yang ada disekitarnya, menyimpannya dalam ingatan. Menjadikannya pasokan jika nanti aku kehabisan bekal. Menyerap sebanyak-banyaknya sebelum aku tak mampu lalu menumpahkannya sia-sia. Aku ada selangkah lebih dekat.
            Selangkah lebih dekatku bernama senyumanmu. Selangkah lebih dekatku berkata ucapanmu. Selangkah lebih dekatku bernama bersamamu. Konspirasi alam kali ini membawaku selangkah dihadapanmu. Aku menyimpan senyumanmu yang kuyakini sebagai obat gangguan rindu. Aku menyimpan tawamu sebagai penjaga tidurku. Aku menyimpan setiap kalimatmu sebagai pengantar tidurku. Aku menyimpan hari ini sebagai bagian dari hidupku.
            Aku masih ada di pusaran yang sama. dalam nyanyian angin yang seksama. Diantara gemericik air yang tak jauh berbeda. Dalam pusaran itu, kamu.
Aku yang menyimpan senyumanmu

 
A's Journal Blogger Template by Ipietoon Blogger Template