Kepadamu
yang mungkin saja dikirimkan tuhan buatku
Aku
pernah berdoa kala itu biar tuhan menempatkanmu disampingku. Berjarak beberapa
hembusan nafas saja dariku. Hanya saja tuhan tak mengabulkannya hari itu. hari
ini tuhan mengatakannya padaku, Ia menempatkanmu beberapa ratus hembusan nafas
denganku. Entah esok atau lusa, aku dan kamu akan berada di satu kota yang
sama. untuk kedua kalinya.
Tuhan
mengirimkan isyaratnya buatku. Agar aku tak hanya berputar di pusaran yang sama
dalam waktu yang lama. Tuhan mengirimkan ceritanya biar aku memutuskan untuk
masuk ke dalam pusaran itu atau malah menjauh. Aku hanya harus menunjukkannya
kepadamu.
Tetap
saja, pusaran itu kamu.
Aku yang
menempatkanmu diantara doaku